|
Diawali dari perkumpulan
Hollandsch-Chineesche School Vereeniging
yang ditemukan bukti otentik tertanggal 20 Juni
1932 yang ditulis oleh THE KIAN BOEN tentang Kas
Recapitulatie tahun 1930-1931 dan surat
hak tanah untuk perkumpulan tersebut, ternyata
Sekolah Dasar Kesatuan merupakan salah satu
sekolah tertua di kota Bogor, berdiri sebelum
tahun 1926 yang telah mengalami perubahan
sejalan dengan perkembangan masyarakat dan
negara. Kemudian di tahun 1949 dibawah pimpinan
seorang pendidik dan peneliti yang menjadi guru
besar Fakultas Pertanian Universitas Indonesia
yang sekarang menjadi IPB, Sekolah Rakyat ini
berganti nama menjadi SR Prof Dr.
Ir. Thung. Kemudian sejalan
dengan Undang-Undang Pendidikan Tahun 1961
berubah menjadi SD Prof. Dr. Ir. Thung dan pada
11 April 1966 menjadi SD Kesatuan hingga
sekarang.
 |
|
Di tahun
1949 diawali dengan 2 kelas 1 dan 1 kelas 2
maka perkembangannya di tahun 2005 adalah
terdiri dari 6 kelas 1, 6 kelas 2, 6 kelas
3, 6 kelas 4, 6 kelas 5 dan 6 kelas 6.
Tetapi sejak digulirkannnya Sekolah Gratis
oleh pemerintah ditahun 2006, maka SD
Kesatuan terjadi penurunan jumlah kelas 1
menjadi 5 kelas pada tahun 2009. |
Kepemimpinan SD Kesatuan sejak
berdiri tidak diketahui, tetapi berdasarkan
catatan yang ada adalah sebagai berikut :
1.
Ibu Kwee Sian Tie
(alm.) 1949-1952
2.
Ibu Elizabeth Abednego
(alm.)
1952-1953
3.
Bapak The Se Sien (Tedjasukmana) (alm.)
1953-1962
4.
Bapak Kho Ping An (Zacheus
Kurnia) (alm.)
1962-1982
5.
Ibu Elizabeth Abednego (Siang)
(alm.)
1973-1980
6.
Ibu Lies Volianti (Siang)
1980-1989
7.
Bapak Akik Baehakik (Pagi)
1982-1989
8.
Bapak Achmad Dharmadi
(Pagi)
1989-1990
9.
Ibu Pipin Supinah (Siang)
1989-1990
10.
Bapak Achmad Sjachroni WP (Pagi)
(alm.)
1990-1993
11.
Ibu Lies Volianti (Siang)
1990-1993
12.
Bapak Drs. Ahmad Sjachroni, Widya Permana
(alm.)
1993-1997
13.
Ibu Melanie Satyawan
1997-2003
14.
Ibu Maria Regina Suparmi
2003-2009
15.
Ibu Dra. Lucia Diah Nurcahyaning Utami,
MM.
2009 - 2010
16. Ibu
Linawati Kurniadi, S.Pd.
2010 - Sekarang
|