kesatuan


Sejarah Visi Misi  |  Susunan Pengurus | Struktur Organisasi | Hubungi Kami  
Search:





 
Sekolah Kesatuan

TK/KB KESATUAN

Sekolah Kesatuan

SMP KESATUAN

SMA KESATUAN

Sekolah Kesatuan

 

 

STIE KESATUAN

Sekolah Kesatuan

alumni smp/sma

reuni online

sekolah kesatuan



SEJARAH SINGKAT YAYASAN KESATUAN

Berdasarkan bukti-bukti yang baru ditemukan, maka penulisan sejarah singkat Yayasan Kesatuan Bogor yang selama ini, perlu direvisi sesuai dengan bukti tersebut. Mencermati Tambahan Berita Negara RI Tanggal 21/6 – 2005 No.49, tentang Pendirian Jajasan Thung Tjoen Pok yang diubah namanya pada tanggal 11 April 1966 menjadi Yayasan Kesatuan Bogor, sebenarnya merupakan perubahan dari perkumpulan Hollandsch-Chineesche School Vereeniging yang didirikan oleh Thung Tjoen Pok seorang tokoh masyarakat yang terkenal dermawan di bidang sosial, pendidikan dan kesehatan. Tidak diketahui kapan tepatnya didirikan, tetapi di dalam surat hak tanah yang digunakan oleh Yayasan Kesatuan Bogor sekarang ini merupakan perubahan dari dua bidang tanah yang surat hak tanah atas perkumpulan tersebut tertanggal 23 Pebruari 1926 (No.230) dan 23 Oktober 1926 (No.1319). Begitu pula ada bukti catatan Kas Recapitulatie dari Perkumpulan Hollandsch - Chineesche School Vereeniging memiliki saldo f 1563.57 (tahun 1929), f 2341.87 (tahun 1930) dan f 4635.86 (tahun 1931). Sekolah tersebut dalam periode 1936-1949 oleh masyarakat dikenal sebagai Sekolah Gang Aseng. Dari bukti otentik tersebut perkumpulan Hollandsch-Chineesche School Vereeniging inilah yang menjadi cikal bakal Yayasan Kesatuan Bogor, telah berdiri sebelum 1926 sehingga mendapatkan surat hak tanah tersebut di atas yang kemudian diubah menjadi Eigendom Verponding No.361 dan No.368.
Sekolah Prof. Dr. Ir. Thung terbuka untuk anak-anak dari segala bangsa dan golongan. Tujuan sekolah ini adalah memberikan pendidikan dasar sebaik-baiknya dengan pelajaran yang berkualitas disesuaikan dengan rencana pelajaran pemerintah.
Sekolah itu bernaung di bawah yayasan sosial Thung Tjoen Pok yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan dan pengajaran. Dilihat dari segi pendidikan, letak dan komposisi murid, maka tidaklah mengherankan apabila masyarakat pada waktu itu menganggap sekolah Prof. Dr. Ir. Thung sebagai sekolah Cina, meskipun sekolah ini sejak pendiriannya membuka pintu bagi semua anak dari semua golongan. Pada tahun 1949 telah dimulai TKK dengan satu kelas persiapan dan pada tahun berikutnya diperluas dengan satu kelas frobel. Pada tahun 1959 terdiri dari 4 ruang kelas permanen dan mempunyai 8 kelas yang bergilir masuk pagi/petang. Pada tahun ini pula telah dibuka Sekolah Dasar dengan tiga kelas, yaitu dua kelas I dan satu kelas II.
Sekolah Rakyat Prof. Dr. Ir. Thung terbuka untuk anak-anak dari semua suku bangsa dan golongan. Tujuan utamanya adalah memberi pendidikan dasar sebaik-baiknya dengan pelajaran yang berkualitas disesuaikan dengan rencana pelajaran pemerintah.
  

Pada tahun 1949 telah dimulai TK dengan satu kelas persiapan dan tahun berikutnya diperluas dengan satu kelas frobel. Pada tahun ini juga dibuka Sekolah Dasar dengan tiga kelas yaitu dua kelas I dan satu kelas II. Pada tahun 1959 memiliki 4 ruang kelas permanen dan mempunyai 8 kelas (rombongan belajar) yang bergilir masuk pagi dan siang.

SMP dibuka pada tanggal 1 Agustus 1959 dengan nama SMP Prof. Dr. Ir. Thung yang diselenggarakan pada pagi hari. SMA dibuka pada tanggal 1 Agustus 1965 dengan nama SMA Prof. Dr. Ir. Thung yang diselenggarakan pada sore hari bergantian dengan SMP mempergunakan satu gedung sekolah, karena pada sore hari SMP tidak mempergunakan gedungnya.

Seirama dengan iklim perubahan dan pembangunan dalam suasana Orde Baru, pada tanggal 11 April 1966, Yayasan Thung Tjoen Pok ganti nama menjadi Yayasan Kesatuan sedangkan Sekolah Prof. Dr. Ir. Thung namanya menjadi Sekolah Kesatuan, sebagai pernyataan tekad bulat dan partisipasi untuk bersatu dalam cita-cita terhadap negara dan bangsa dengan landasan Pancasila. Pada tanggal 11 April 1966 nama TK, SD, SMP dan SMA Prof. Dr. Ir. Thung berganti nama menjadi TK, SD, SMP dan SMA Kesatuan.

Dengan surat Kepala Inspeksi Daerah Pendidikan SMA. Djabar No. 167/D2a/k’ 68 tertanggal 14 Mei 1968, SMA Kesatuan status Diakui.

Sekitar tahun 1970 Pengurus Yayasan Kesatuan melihat bahwa dari tahun ke tahun jumlah siswa SMA yang putus sekolah serta lulusan SMA meningkat. Atas dorongan dan anjuran beberapa tokoh, dari dunia usaha, Yayasan Kesatuan pada tahun 1973 membuka satu akademi dengan nama Akademi Ketatalaksanaan Kesatuan Bogor. Dengan didirikannya Akademi, maka Yayasan Kesatuan mengelola lima unit pendidikan dari TK sampai Akademi. Sehingga sejak tahun 1979 (Lustrum ke VI) digunakan logo Kesatuan dengan lima lidah api yang sebelumnya memiliki empat lidah api dan munculnya serta disosialisasikan lagu Mars Kesatuan dan bendera unit-unit Kesatuan.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0341/D/1982, tanggal 2 November 1982 dan sekaligus mengganti nama Akademi Ketatalaksanaan menjadi Akademi Manajemen Kesatuan (AMK) Bogor dengan status Terdaftar.

Pada tahun 1992 Sekolah Kesatuan berganti nama menjadi Lembaga Pendidikan, namun pada tanggal 16 Februari 1994 berubah kembali menjadi Sekolah Kesatuan. Hal ini dikarenakan AMK yang ketika Lembaga Pendidikan Kesatuan masih berdiri, berada di bawah kepengurusan LPK. Tapi kini kepengurusannya terbagi dua yakni untuk Sekolah Kesatuan meliputi TK, SD, SMP, dan SMA sedangkan untuk AMK kepengurusannya tersendiri. Masing-masing dipimpin oleh seorang direktur.

Pada tahun 1992 Akademi Manajemen Kesatuan (AMK) memperoleh status akreditasi diakui bersama Surat Keputusan Dirjen Dikti No. 66/DikTI/Kep/1992 tanggal 19 Maret 1992, AMK dipercaya memperoleh status akreditasi “DISAMAKAN” dengan Surat Keputusan Dirjen DIKTI No. 321/DIKTI/Kep/1994 tanggal 19 Desember 1994 untuk Program Studi Manajemen Pemasaran dan Manajemen Keuangan dan Perbankan, dan terakhir direstui kembali akreditasinya sesuai SK Dirjen DIKTI No. 06/Kep/DKTI/1999 tanggal 9 Januari 1999.

Pada tanggal 26 Januari 1995 keluar surat izin dari Kopertis Wilayah IV Jawa Barat No. 0214a/Kop. IV/IV/1995 tentang izin kepada STIEK untuk menyelenggarakan kegiatan Program Strata-1 (S-1) untuk jurusan Manajemen dan Akuntansi. Maka pada tahun Akademi 1995/1996 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 42/D/O/1996 tanggal 17 Juli 1996, STIEK memperoleh status akreditasi terdaftar. Pada tahun 1998 STIEK membuka perkuliahan jenjang pendidikan D-3 Akuntansi dengan Surat Keputusan No. 395/DIKTI/Kep/1998 tanggal 26 Oktober 1998.

Perguruan Tinggi selanjutnya didirikan tahun akademik 1996/1997 adalah Pusat Pendidikan Keterampilan Kesatuan yang menyelenggarakan Program Diploma-1 dengan jurusan Komputer, Akuntansi dan Sekretaris.

Pada tahun 1999 ketika Lustrum ke 50, di Hotel Pangrango, dibentuk panitia khusus untuk merumuskan VISI, MISI dan NORMA serta masuknya generasi muda di dalam kepengurusan Yayasan Kesatuan.

Sesuai hasil pertemuan tahun 1999 di Hotel Pangrango, dari semua unsur stakeholder (Pengurus Yayasan, Alumni, Pendidik, Tokoh Masyarakat dan Pemerintah) bertekad untuk menjadikan Sekolah Kesatuan terbaik bukan hanya di lokal Bogor tapi juga Internasional, maka sejak tahun 2005 selain fasilitas gedung yang dibenahi, managemen pun tidak kalah untuk ditata dan dipersiapkan. Kepengurusan SD diserahkan kepada Ibu Dra. Lucia Diah Nurcahyaning Utama, M.M. untuk menjadi SD SSN (Sekolah Berstandar Nasional), SMP dipercayakan kepada Ibu Ir. C. Susilawaty K. Lukita, M.Pd. untuk menjadikan SMP menjadi Rintisan International School, dan SMA dipercayakan kepada Ibu Ir.Wiwiek Apriyani Adisantoso untuk hal yang sama.

Pada tahun 2005 diresmikan gedung baru TK dengan 3 kelas PG, 4 kelas A, dan 4 kelas B untuk digunakan pagi dan siang. Dan SD dengan 6 kelas paralel setiap tingkatnya sehingga 36 ruang kelas untuk digunakan pagi hari hingga sore. Ke semua itu dibangun di kompleks Pulo Armen yang menjadikan berkumpulnya kembali TK, SD, SMP dan SMA yang sejak tahun 1993 berpisah di dua tempat, yaitu Komplek Pulo Armen untuk SMP dan SMA dan Jl. Ranggagading untuk TK dan SD.

Pada tahun 2006 kompleks Pulo Armen ditambahkan fasilitas Olah Raga seperti lapangan sepak bola berikut tribun, lapangan badminton, lapangan bola basket, track olah raga lari, lapangan tenis, tempat parkir dan lain-lain fasilitas penunjang seperti kantin, UKS dan UKGS yang sangat memadai, kendaran antar jemput dari sekolah yang menjadi suatu keharusan.

Pada tahun 2007 kembali Pengurus Yayasan Kesatuan membuktikan hasil pengembangannya yang gemilang dengan membeli eks bioskop Ranggagading untuk dijadikan bangunan Perguruan Tinggi yang diperkirakan awal tahun 2010 akan dibangun gedung 6 lantai yang diperuntukkan Institut Bisnis dan Ilmu Ekonomi Kesatuan.

Memang bukan hal yang mudah untuk hal itu semua di mana pemerintah memberikan sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP secara nasional, sehingga tidak sedikit sekolah yang kekurangan siswa dengan berpindahnya ke sekolah negeri di saat pendidikan dirasakan semakin mahal akibat kemajuan teknologi dan menurunnya nilai mata uang rupiah.

Ketidak mudahan tersebut bukan menjadikan Pengurus Yayasan Kesatuan ini terbawa arus dengan menutup kelas dan PHK. Tetapi sekali lagi kepengurusan solid ini memiliki kesungguhan merancang kenaikan pendapatan para guru sesuai dengan kondisi keuangan dan pendapatan PNS pada umumnya yaitu berdasar PP No.8 tahun 2009, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Kesatuan.

 


 

Copyright © 2004-2005 Yayasan Kesatuan, Inc. All rights reserved